Tajamnya pasal 74 UU Aceh Mampu Patahkan 158 UU Pilkada

Artikel terkait : Tajamnya pasal 74 UU Aceh Mampu Patahkan 158 UU Pilkada

Tajamnya pasal 74 UU Aceh Mampu Patahkan 158 UU Pilkada


Manisinfo.com - Pasal 158 UU Pilkada, pemenang kedua itu ingin mengajukan keberatan ke MK, kan ada persyaratan 2 persen, 1 persen atau 1,5 persen," ujar Yusril di (8 Maret 2017).

Namun sayangnya Aceh memiliki pasal 74 UU Pilkada Aceh tidak memiliki persyaratan tersebut dan bersifat lex specialis. sehingga membuat pasal 158 UU Pilkada perlu kajiaan yang mendalam sebagai sumber gagalnya Gugatan Muzakir Manaf-TA Khalid.
Yusri juga mengatakan "Setelah kita pelajari ketentuan pasal 74 UU Aceh tidak mengatur hal seperti itu, hanya mengatakan 'Apabila terjadi perselisihan ke Mahkamah Agung. Keputusan Mahkamah Agung itu final dan mengikat'. Status Lex generalis tidak dikesampingkan,".
Pengamat Politik Aceh Bahagia kembali angkat Bicara " Tajamnya Pasal 74 UU Aceh menjadi landasan kuat untuk MK mengabulkan Permohonan Muzakir Manaf-TA Khalid, Jelas seperti yang dikatakan Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra, Menariknya UU Pilkada Aceh tidak bisa di tidurkan, nah ini bukti nyata dia mampu membuat kita semua terbangun dan berpikir kembali untuk semua kemungkinan bisa terjadi"
Bahagia juga berkomentar " saya sangat sependapat dengan apa yang dikatakan oleh Pakar Politik Partai Aceh, ini bukan soal kalah atau menang. namun bagaimana cara kita melihat sisi kemenangannya, lihat saja saat ini ada Calon Bupati yang DPO, kasus politik uang, Pengelembungan suara dan semua harus diselesaikan dengan Bijaksana karena Indonesia ini Negara Hukum"

Baca:http://www.manisinfo.com/2017/02/adi-pase-partai-aceh-jangan-dipasrahkan.html

Kita berharap semua bisa berjalan baik dan Damai, siapa pun Gubernur Aceh yang paling terpenting adalah dia harus mampu membawa Aceh lebih baik ke depan, ini semua harapan Masyarakat Aceh. (mi/dr)




Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz