Ada TKW "Lebih Baik Kulayani Dengan Sukarela Dari Pada Di Perkosa"

Artikel terkait : Ada TKW "Lebih Baik Kulayani Dengan Sukarela Dari Pada Di Perkosa"

Ada TKW "Lebih Baik Kulayani Dengan Sukarela Dari Pada Di Perkosa" 


Manisinfo.com - Telah bukan kabar baru lagi kalau tidak sedikit TKW kami yang bekerja di negara-negara Arab, diperkosa oleh maapabilannya tanpa bisa apa-apa serta justru disalahkan, kalau melawan, malah dilaporkan polisi hukumannya. Alias difitnah bahwa TKW itu menggodanya. Saya sempat baca kabarnya, tidak sedikit TKW kami yang wajib masuk penjara serta melahirkan disana.

Kejamnya dunia. Sebab aparat disana tentu lebih membela warganya daripada orang asing. Pemerintah kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk membela warganya, jadi wajib terlantar di negeri orang dalam kegersangan.

Mungkin yang tidak jarang terdengar merupakan pemerkosaan kepada TKW Indonesia oleh maapabilan prianya. Tetapi kawan saya di tempat saya kerja kini di Majalengka, punya saudara pria yang kerja ke Arab pun tidak luput diperkosa oleh maapabilannya yang wanita. Lho bukannya enak? Enak kalau kalau bisa dinikmati serta melayani maapabilannya sendiri. Tapi ini seusai melayani maapabilannya, lantas wajib melayani kawan-kawannya lagi. Serta bisa lagi mengajak saudaranya. Sehari bisa berkali-kali. Mana tahan? Tahu sendiri, kata kawan ini, wanita Arab itu buas-buas juga sexnya meski dibalik kerudungnya yang alim serta sopan. Tidak heran, saudaranya itu pulang ke Indonesia dalam keadaan stress berat serta trauma.

Nah, saya juga sempat dengar langsung dari seorang bunda yang waktu mudanya sempat kerja ke Arab Saudi , dengan enteng berkata," Daripada diperkosa, mendingan dilayani dengan baik-baik, sekalian dinikmati, apalagi kami juga doyan kok. Tidak usah munafiklah! Telah enak, bisa bisa hadiah serta tiap bulan bisa bonus pula. Daripada melawan, tetap saja diperkosa juga, serta kalau dirinya tidak puas bisa dianiaya lagi , tidak ada gunanya serta sia-sia! Siapa mau belain kita?" Pintar juga bunda ini. Tapi itulah pikirannya serta kenyataannya. Sah-sah saja ia menganggap demikian, namanya juga manusia . Bahkan ia terang-terangan berbicara lagi, kalau tetap muda ia tentu bakal berangkat lagi kesana. Sebab tidak sedikit gadis-gadis dilingkungannya yang terbukti sengaja berangkat ke negara Arab jadi TKW serta telah siap-siap untuk melayani maapabilannya, bila diperlukan serta diperlukan.

Gila alias edan ya? Tapi untuk ukuran jaman sekarang, faktor itu normal-normal saja. Yang lebih gila lagi pun tetap ada, contohnya seorang bunda dengan teganya memberdayakan anak-anak gadis untuk menghasilkan uang dengan kehangatan tubuhnya. Mungkin kami tidak percaya tergolong saya, kalau tidak langsung mendengar dari sumbernya.

Demikian tidak sedikit warga negara kami yang suka rela bekerja ke Arab sekalian menjual dirinya untuk memperoleh penghasilan demi membenahi nasibnya di kampung. Tapi negara juga ikut menikmati rejeki mereka. Tetapi saat mereka ada persoalan, negara hanya bisa diam saja. Membela kalau telah masuk media, sekalian numpang ngetop katanya. Kembali kepersoalan mengenai bunda itu yang rela melayani maapabilannya, dirinya mau meperbuat itu sebab telah capek nasib sulit. Kalau ada peluang mengapa tidak dikegunaaankan sekalian. Tidak usah bicara mengenai dosa dulu deh, yang penting kini bisa makan. Demikian pemikirannya. Demikianlah nasib kami sebagai manusia, kami kadang dengan sadar meperbuat sebuah kesalahan demi kenikmatan sesaat serta untuk mengenyangkan perut ini. Dosa urusan akhir-akhir.

Orang kini lebih suka berpikiran yang ringkas serta yang nyata. Kalau perut kosong, lapar, nyata-nyata telah terasa, tapi dosa, mana terasa ? Bisa-bisanya kamu! Yang telah nyata ini kalau dipikirkan saja memusingkan, buat apa memikirkan lagi yang tetap tidak nyata itu. Lagi pula kalau terbukti dosa, telah tua kelak baru bertobat, lunas juga. Kalau diberi pemahaman yang benar, bisa-bisa jadi bahan tertawaan, dikatakan sok suci.

Ada istilah masa saat ini dalam mencari nafkah, yang haram saja sulit apalagi yang halal. Sebuahpemahaman yang sungguh menyesatkan anak-anak manusia kini hanya sebab ia yang bernama uang. Itulah agama jaman kini yang paling dicari sebab ia bisa memberbagi keselamatan yang nyata pada saat ini_ saja! Segalanya boleh dikorbankan . . .

Bahkan mencarinya hingga keujung dunia pun tidak ragu. . . Demi uang!

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz