Ini Foto-Foto Ema, Dia Hamil Dan Dibunuh Pacarnya Pakai Jilbab Lalu Dibakar

Artikel terkait : Ini Foto-Foto Ema, Dia Hamil Dan Dibunuh Pacarnya Pakai Jilbab Lalu Dibakar

Ini Foto-Foto  Ema, Dia Hamil Dan Dibunuh Pacarnya Pakai  Jilbab Lalu Dibakar




Tragedi meninggalnya Ema Desrita (21) wanita yang ditemukan tewas dengan kondisi hamil serta sebagian tubuh terbakar mengejutkan masyarakat.

Terungkap, pelaku pembunuhan wanita yang ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terbakar itu merupakan pacar korban.

Kenyataan itu terungkap dari pemeriksaan yang dilakukan polisi seusai SI sukses ditangkap di wilayah Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Kamis (17/8/2017) dini hari tadi.



Sesuai dengan laporan kepolisian Polresta Pekanbaru, SU mengakui lakukanan membunuh korban.

Berikut fakta-fakta permasalahan kematian Ema yang dirangkum Tribun Pekanbaru

1. Ditemukan dengan kondisi tubuh separuh terbakar

Mayat wanita malang ini ditemukan dalam kondisi terbakar setengah tubuhnya.
Bagian wajah hingga pinggang korban hangus terbakar.

Wanita ini diduga korban pembunuhan. Korban di bakar Sesosok mayat berjenis kelamin wanita ditemukan tergeletak di Jalan Yos Sudarso, dekat Simpang Palas, Rumbai, Rabu (16/8/2017) kurang lebih pukul 17.40 WIB.

2. Meninggal 3 hingga 4 jam sebelum ditemukan

Menurut perdiksi, ia baru meninggal kurang lebih 3 hingga 4 jam sebelum jasadnya ditemukan.

Sesosok mayat berjenis kelamin wanita ditemukan tergeletak di Jalan Yos Sudarso, dekat Simpang Palas, Rumbai, Rabu (16/8/2017) kurang lebih pukul 17.40 WIB.

3. Hamil 6 bulan

Wanita tersebut berumur kurang lebih 18 hingga 22 tahun, sedang hamil. Dari hasil autpilihan diketahui pada rahim korban juga ditemukan janin berjenis kelamin laki-laki, berumur sekira 22 hingga 23 minggu (hampir 6 bulan) dengan berat 250 gram.

4. Pelaku merupakan pacar

Kenyataan itu terungkap dari pemeriksaan yang dilakukan polisi seusai pacar Ema SU sukses ditangkap di wilayah Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Kamis (17/8/2017) dini hari tadi.
Sesuai dengan laporan kepolisian Polresta Pekanbaru, SU mengakui lakukanan membunuh korban.

5. Pernah bermesraan sebelum dibunuh

Di hadapan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Susanto, yang didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto serta Kapolsek Rumbai AKP Henny Irawati, SU menceritakan kronologi pembunuhan.

Mereka pernah bermesraan. Saat itu Ema kembali meminta pertanggungjawaban SU atas kehamilannya yang telah memasuki 6 bulan. Mendengar itu, SU kesal.

6. Dijerat pakai jilbab lalu dibakar

Di hadapan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Susanto, yang didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto serta Kapolsek Rumbai AKP Henny Irawati, SU menceritakan kronologi pembunuhan.

SU menjerat leher korban dengan jilbabnya.

"Waktu itu dirinya meronta, melawan. Langsung saya tidurkan dirinya di tanah. Lalu saya cekik lehernya hingga lemas serta tak bergerak lagi," papar SU.

Seusai memastikan Ema telah tak bernyawa, SU kemudian membakar jasadnya untuk menghapus jejak pembunuhan yang ia lakukan.

“Saya bakar dirinya pakai jilbab sama pakaian lain yang dibawanya. Saya letakkan di tahap mukanya. Ditambah pakai styrofoam yang saya temukan di situ," ungkapnya.

7. Ayah Ema pernah temui pelaku

Ayah Ema Dasril mengaku bahwa pelaku (SU) sebagai orang yang tak mempunyai rasa kemanusiaan.

Karena, menurutnya pada Rabu pagi ia tetap ke rumah SU untuk menanyakan kehadiran anaknya.

"Saya tahu kalau SU itu kawan dekat Ema. Sehingga saat Ema telah tak nampak lagi pulang kerumah, saya datangi rumah SU. Saya kemudian tanyakan kehadiran Ema. Saat itu ia berbicara tak tahu dengan kemungkinan berangkat dengan kawannya. SU juga menyatakan telah mendampingi Ema pulang hingga di persimpangan dekat rumah," ungkap Dasril.

Suasana dikediaman rumah korban Ema Desrita di Jalan Kampung Bukit, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru.

Suasana dikediaman rumah korban Ema Desrita di Jalan Kampung Bukit, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru. (TribunPekanbaru/Budi Rahmat)

8. Dikenali dari sepatu

Siapa sangka, barang yang melekat di tubuh Ema Desrita menjadi titik terang permasalahan ini.

Sepatu sebelah kiri yang tetap melekat di kaki Ema Desrita (20) korban pembunuhan serta pembakaran yang jasadnya ditemukan Rabu (16/8/2017) sore kemarin.

Menurut info yang diterima Tribun, faktor ini bermula saat gambar serta video jasad Ema yang kondisi badannya setengah terbakar dari kepala hingga pinggang telah beredar viral di medsos semacam Facebook serta Instagram.

Selanjutnya, kawan korban yang diketahui bernama Tesa, mendatangi pihak kepolisian serta keluarga.

9. Polisi tetap cari tas milik Ema yang dibuang pelaku

Su (27) tersangka pembunuhan serta pembakaran kepada jasad kepada Ema Desrita (20) hingga saat ini tetap menjalani pemeriksaan intensif.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto saat berbincang dengan Tribun, Jumat (18/8/2017) siang.

Pihaknya juga sedang mencari tas milik korban yang hilang dibuang tersangka usai melancarkan aksi biadab tersebut.

"Telah kami cari tapi tak ketemu, tetapi tetap bakal semakin kami cari. Kalau pun ternyata tetap tak ketemu, kami buatkan Daftar Pencarian Barang (DPB)," kata Kapolresta.

10. Terancam hukuman seumur nasib

Saat disinggung apakah dalam faktor ini ada unsur pembunuhan berencana, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto menegaskan pihaknya tetap bakal mendalaminya.

"Kalau dilihat dari barang bukti, semuanya ada di TKP, artinya apakah pasal 340 alias pasal 338, kelak hasil pemeriksaan serta barang bukti yang menjawab," tegasnya.

"Minimal ancaman hukumannya kurungan penjara seumur nasib," imbuhnya lagi.



sumber: http://www.tribunnews.com

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz