Kamar Jemaah di Dobrak Petugas Daker Makkah, Ternyata Mengejutkan!!

Artikel terkait : Kamar Jemaah di Dobrak Petugas Daker Makkah, Ternyata Mengejutkan!!

Kamar Jemaah di Dobrak Petugas Daker Makkah, Ternyata Mengejutkan!!

Jamaah Haji 
Insiden mengejutkan terjadi pada seorang jemaah haji Indonesia. Kejadiannya di hotel tempat menginap alias pemondokan jemaah di Makkah. Petugas Daerah Kerja (Daker) Makkah terpaksa mendobrak suatu  kamar di hotel dengan nomor kamar 401.

Petugas sektor terpaksa mendobrak pintu kamar nomor 401 untuk mengeluarkan satu jemaah haji lansia yang terkunci di dalam. Nyatanya kamar itu diisi jemaah asal Embarkasi Banjarmasin kelompok terbang (keloter) 10 (BDJ 10).

Seusai didobrak, petugas menemukan fakta mengejutkan. Jemaah tersebut tak sekadar terkunci, tapi ditemukan dalam kondisi telah pingsan. Sekretaris sektor 7, Hasim Prasetio, membahas, momen tersebut bermula saat dirinya bersama tim sector meperbuat patroli ke hotel 713 lantai 4, Senin dinihari.

Saat itu, salah satu jemaah membari tahu bahwa ada orang yang terkunci di dalam kamar sejak siang.
"Tadi malam saat kita tim C dengan ketua tim Alexander Pirmansyah patroli selalu, nyatanya tak sedikit jemaah yang ada di lorong kamar hotel 713 lantai4."

Dari situlah maka  diketahui info bahwa ada salah satu jemaah yang tak ikut berangkat ke Masjidil Haram.

"Nyatanya jemaah yang tak ikut itu sebab terkunci di dalam sejak siang. Di telepon tak diangkat serta digedor-gedor dipanggil tak menjawab," ucap Hasim.

Mengenal faktor itu, lanjut Hasim, ketua tim langsung berkoordinasi dengan kepala sektor. Petugas perlindungan jemaah (Linjam), Mayor Dudu Badrusalam, lalu berkoodinasi dengan pihak hotel untuk mendobrak pintu kamar 401.

"Jamaah ditemukan pingsan sebab maag akut. Seusai itu, langsung ditangani oleh dokter kloter jadi jamaah tersebut dapat sadar kembali," jelasnya.Supaya tak terjadi faktor serupa, Hasim mengimbau supaya kamar tak dikunci manakala ada jemaah di dalamnya.

Atau, ketika bakal meninggalkan kamar yang tersedia lansia di dalamnya, jemaah harus mengumumkan kepergiannya terhadap kawan satu regu. Jemaah juga diminta menaruh kunci di safety box di lobi hotel.

"Tadi siang saya telah memeriksa kondisi jemaah tersebut, serta dirinya telah beraktifikas sebagaimana mestinya. Kita sangat mengapresiasi ketua tim, linjam, petugas serta tim kesehatan yang begitu sigap," pungkasnya.

Mendekati puncak haji, Pemerintah Arab Saudi melewati Menteri Haji serta Umrah Arab Saudi melewati Muassasah Asia Tenggara telah menghadirkan surat edaran mengenai waktu yang dilarang bagi jemaah haji Indonesia untuk melontar jumrah.

Berdasarkan edaran tersebut, Daker Makkah mengeluarkan maklumat tertanggal 6 Agustus terkait waktu larangan melontar jamarat bagi jemaah haji Indonesia. Maklumat ditujukan terhadap seluruh Kepala Seksi serta Kepala Sektor Daker Makkah supaya info seputar larangan ini dapat segera disosialisasikan terhadap jemaah haji Indonesia.

Kepala Daker Makkah Nasrullah Jasam dalam maklumatnya berkata, komitmen mematuhi larangan waktu melontar ini penting demi kelancaran bersama serta untuk menghindari kemacetan dampak penumpukan jemaah.

"Jemaah haji Indonesi supaya memperhatikan serta mentaati jadwal waktu melontar jumrah,” tulisnya, Senin (6/8/2017) Pekan lalu.

Berikut ini waktu yang dilarang bagi jemaah haji Indonesia untuk melontar jumrah yang menjadi salah satu harus haji:
1. 10 Dzulhijjah larangan melontar jamarat dari jam 06.00 s.d. 10.30 WAS;
2. 11 Dzulhijjah larangan melontar jamarat dari jam 14.00 s.d. 18.00 WAS;
3. 12 Dzulhijjah larangan melontar jamarat dari jam 10.30 s.d. 14.00 WAS.

Kepada PPIH Arab Saudi, Nasrullah meminta supaya mensosialisaikan waktu larangan ini jadi dapat dipahami serta ditaati oleh seluruh jemaah haji Indonesia.


Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz