Kok Bisa.....Tiba - Tiba Muncul Kaki Membusuk di Atas Peti Mati Kakeknya

Artikel terkait : Kok Bisa.....Tiba - Tiba Muncul Kaki Membusuk di Atas Peti Mati Kakeknya

Kok Bisa.....Tiba - Tiba Muncul Kaki Membusuk di Atas Peti Mati Kakeknya


Manisinfo.com - Proses pemakaman merupakan waktu yang paling menyedihkan bagi anak buah keluarga yang ditinggalkan, apalagi apabila orang yan meninggal sangat dekat dengan keluarganya. Serta mereka biasanya bakal dimakamkan sedikit berjauhan dengan makam lainnya.

Tapi suatu  keluarga yang sedang berduka sudah dibangun hancur berantakan, seusai mereka menonton suatu  kaki yang membusuk menempel di makam kakeknya saat pemakaman berjalan.

Kaki tersebut terkesan jalas menjuntai, tanpa ditutupi oleh peti mati. Lantas apa yang terjadi sebetulnya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Sandra Butler saat itu sedang mengubur ayahnya Cleveland Butler di Mount Holiness Memorial Park, saat dirinya menonton anak buah badan yang membusuk di atas peti mati yang indah itu.

Seorang kerabat kaget dengan adegan menjijikkan itu, yang menunjukkan kaki terbungkus plastik serta kain menempel ke bunga peti mati berwarna biru serta putih itu.
"Ini merupakan situasi yang sangat traumatis, pertama berurusan dengan kehilangan ayah saya serta kemudian ini," Sandra berbicara terhadap New York Daily News.

Tetapi keluarga tersebut berbicara bahwa mereka lebih kaget, saat pekerja pemakaman semakin bekerja serta tak terpengaruh oleh kaki membusuk yang menjuntai, saat pemakaman Jumat, 11 Agustus.

"Tidak ada yang berbicara apapun terhadap kami. Semacam bisnis semacamnya biasa bagi mereka. Mereka hanya membuang kotoran di plot semacam biasa, semacam tak ada artinya bagi mereka," tambah Sandra.

Kerabat berbicara terhadap surat berita bahwa, satu pekerja bahkan dengan cara tak sengaja menjatuhkan teleponnya serta sebungkus rokok ke kuburan terbuka.

Saudara laki-laki Sandra, Alonzo, berbicara bahwa dirinya marah sebab para pekerja tak mencoba menyelidiki kaki tersebut, serta keluarga tersebut mengungkapkan bahwa mereka kini bisa meperbuat perbuatan hukum.

"Kami kaget. Yang bisa kami katakan merupakan "Wow", sebab itu merupakan manusia, orang lain yang dicintai," katanya pada surat berita tersebut.

Tetapi pemilik Mount Holiness James Shmergel serta juru kunci Bill Plog percaya bahwa, insiden tersebut setara dengan anggaran pemakaman.

"Kuburan itu berasal dari tahun 1969. Sangat disayangkan faktor ini terjadi, tapi ini merupakan kuburan," kata Plog.

Plog meningkatkankan bahwa para pekerja pemakaman semakin mengubur kuburan sebab mereka pikir bakal lebih baik apabila 'menyelesaikannya sesegera mungkin'.

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz