Penggunaan Program Jaminan Kesehatan Aceh ( JKA ) Harus diBarengi Dengan Upaya Promotif dan Preventif.

Artikel terkait : Penggunaan Program Jaminan Kesehatan Aceh ( JKA ) Harus diBarengi Dengan Upaya Promotif dan Preventif.

Penggunaan  Program  Jamina Kesehatan  Ace  JKA ) Harus diBarengi Dengan Upaya Promotif dan Preventif.


Sri Wahyuni

 
Dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 H dan Undang-undang Nomor 23/1992 tentangKesehatan, menetapkan bahwa setiap orang berhak mendapatkapelayanan kesehatan, karena itusetiap individu, keluarga dan masyarakaberhak memperoleperlindungan terhadap kesehatannya dannegara bertanggung jawab mengatur agar terpenuhi hak hidup sehat bagi penduduknya termasukbagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
Pelayanan kesehatan gratis yang dilahirkan oleh Pemerintah Aceh melalui Program
Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) kepada masyarakat Aceh sudah berlaku semenjak 1
Juni 2010. Program ini dengan fasilitas pengobatagratis di seluruh Rumah SakiPemerintah maupuPuskesmas da beberapa rumah  sakit  swasta. Program JKA sendiri akhirnya dikelola PT Askeselaku pihak ketiga mitra pengelola yanditanda tangani MoU antara Pemerintah Aceh dengan PTAskes pada tanggal 1 Juni 2010.
JKA sebagai program yang memberikapelayanan kesehatan gratis bagi masyarakamiskin diterapkandi seluruh rumah sakit yang ada di Aceh serta beberapa rumah sakit swasta  da harapan  yan ada pad progra in semog masyarakat Ace yang sebelumnya tidak memiliki akses terhadapelayanan kesehatapada akhirnymendapatkan pelayanan kesehatan sama seperti masyarakat yanlain.
Program JKA bertujuan memberikapelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh terutama yang tidamendapatkaprogram Jamkesmas. Pada program ini pemerintaAceh memberikapelayanakesehatan gratis kepada masyarakat Aceh yang belumendapatkaprogram kesehatan apapun.Dimulai dari berobat ke puskesmas hinggberobat gratis ke rumah sakit apabila penyakit yang diderita tergolonpenyakit paradan tidak dapat ditanggulangi oleh puskesmas

kesehatan masyarakat miskin yang rendah disebabkan sulitnyakses terhadapelayanankesehatanBanyaknya masyarakat miskin yang tidak bisa berobat ke puskesmas ataupun rumah sakitdisebabkan karena keterbatasabiaya dan hal inilayan tela mendoron pemerinta untuk memprioritaskan  kebutuha masyarakamiskin terhadap kesehatan.
JKA diberlakukabagi seluruh penduduk Aceh guna mengatasi kendala biaya berobapenduduk yangmasih memerlukaperbaikan kesehatan akibat konflik bersenjata selama  3 tahun.    Dalam pelaksanaannya, pengorganisasian    JKA    menghadapberbagai permasalahan baik pada masapersiapan hingga implementasi program.
Peningkatan kualitas kesehatan masyarakaAceh tidak hanya cukup dengan jaminan kesehatan gratisyang bersifat menyembuhkan atau mengobati masyarakat yang sakit. Tetapi juga harus meliputi aspek-aspek yang mampu mencegah (perventif) masyarakat terjangkit penyakit. Pendekatan dalameningkatkakualitas kesehatan masyarakat yang bersifat mengobati (kuratif) hanya solusi jangkapendek yang tidak akan menyelesaikan masalah dalam jangka panjang. Untuk jangka panjangPemerintah Aceh perlu mengupayakan  peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penyediaan bahanpokok yang murah sehingga meningkatkan gizi masyarakat, yang pada akhirnya akan membuatmasyarakat lebih sehat dan kebal terhadap penyakit.
Selain  it jug perlu  diciptaka infrastruktu yan rama lingkungan.  Tersedianya sistem  sanitasiyang baik  dan  drainase yang memadai akan membuat lingkungamenjadi lebih sehat sehinggamasyarakat pun menjadi terjaga kesehatannya.

Keberhasila memberi  pelayana kurati denga program JKA suda seharusnydiimbangidengan peningkatan upaya meningkatkan promotif kesehatan dalam upaypreventif penyakitnoninfeksi. Sebut saja kasus kanker leher rahim, kanker payudara dan   kanker   ovarium semuanya   bisa   dilakukan   upaya   pencegahan   dengapromotif kesehatan   dan   deteksi   dini,  misalnya   pemeriksaan   papsmear   atapemeriksaan rahim dengan usap asam cuka (IVA test),periksa payudara sendiri setiabulan saat siklus haid tiba (Sarari).
Bila upaya promotif dan preventif ini berjalan baik, maka kita bisa menekan angka Rp
500 miliar yang dibayar oleh Pemerintah Aceh selama ini untuk JKA dan dana tersebubisa digunakanuntuk opsi kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat lainnya atabiaya promosi kesehatan.

JKA sering dikaitkadengan Irwandi, karena irwandi lah yang sudah mengeluarkan inisiatif untu program JKA ini dan hasil kesepakatan semua pemerintah Aceh. Inmenjadi sebuah program idola yang sangat prorakyat, terutambagi kelompomasyarakat miskin yang selama ini menjadi kuranterjamin dengabaik. PrograJKdiharapkan dapat berjalan kembali setelah Irwandi Yusumendapatkan kembali kursi sebagai gubernur Aceh didampingi Nova Iriansyah sebagai wakilnyaDan apa yandulu masih kurang supaydapat ditingkatkan dengapenyempurnaan secara bertahadan menjadi lebih baik lagi.

Penulis ;
Sri Wahyuni  ( Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh )

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz