Sebelum di Tikam Pacarnya, Heru di Larang Untuk Melakukan Ini...

Artikel terkait : Sebelum di Tikam Pacarnya, Heru di Larang Untuk Melakukan Ini...


Sebelum di Tikam Pacarnya, Heru di Larang Untuk Melakukan Ini...



Heru Tom (46) menjadi korban penganiayaan orang tidak dikenal di kediamannya Jalan Pura Demak VIII nomor 2, Denpasar, Selasa (22/8/2017) kemarin. Pihak kepolisian belum menemukan motif permasalahan tersebut. 

Jajaran tim Reskrim Polsek Denpasar Barat hingga sekarang tetap mempelajari permasalahan penganiayaan terhadap Heru Tom. Setidak sedikit tiga orang saksi telah diperiksa pihak Kepolisian, yakni Rita pacar korban, Tri yang menolong korban dibawa ke rumah sakit serta seorang kawan Tri.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra.

"Masih kita selidiki, mudah-mudahan cepat terungkap," kata Iptu Aan Saputra, Rabu (23/8/2017).
Menurutnya, permasalahan tersebut diduga ada keabsurdan, petugas tidak menemukan kerusakan pada pintu serta jendela rumah korban.

Tidak hanya itu, petugas juga belum menemukan hal-hal yang berkaitan dengan hilangnya barang milik korban. Semacam diketahui, kejadian penganiayaan oleh orang tidak dikenal yang menimpa Heru Tom pria keturunan Tiongkok asal Surabaya, Jawa Timur, terjadi kurang lebih pukul 04.00 wita di kediamannya. 

Korban ditusuk benda tajam oleh pelaku yang masuk ke kamarnya saat tidur bersama pacarnya bernama Rita yang baru dikenalnya sebulan lewat media sosial. Korban Heru selamat dalam momen tersebut, tetapi kondisi tubuhnya mengalami luka tusukan senjata tajam. 

Menurut info yang dihimpun, pihak kepolisian meperbuat pemeriksaan mendalam terhadap Rita, sebab saat kejadian tersebut Rita rutin bersama korban, Pacarnya yang juga seorang janda itu datang kerumah korban kurang lebih pukul 01.00 dinihari dengan menumpang taksi grab.

Sebelum terjadi penganiayaan, diduga pelaku telah berada alias bersembunyi didalam rumah korban.
Saat korban serta pacarnya tertidur, pelaku keluar dari persembunyiannya serta membacok korban saat lampu kamar dimatikan.

Dari info yang dihimpun, pihak kepolisian menemukan keterangan yang absurd dari Rita. Sebelum mereka tidur serta mematikan lampu kamar, korban hendak menutup pintu kamar tetapi Rita mencegahnya.

Pihak kepolisian tetap mempelajari keterangan Rita, kenapa hingga membiarkan pintu kamar terbuka.  Pasca kejadian, pihak kepolisian mengecek kamar korban serta menemukan cincin kuning gagang golok dibelakang kasur.

Sedangkan golok tajam yang melukai tubuh korban ditemukan dibawah kasur. Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menduga permasalahan penganiayaan tersebut bukan bermotif perampokan tapi persoalan asmara.

Sebab di rumah korban tidak ada barang yang hilang. Tak hanya itu, petugas juga tidak menemukan adanya kerusakan baik di pintu serta di kamar jendela rumah korban. 

"Kami tetap belum mengenal motifnya, tetapi dugaan awal kalau tidak persoalan hutang ya persoalan asmara," tutupnya. 


sumber: http://bali.tribunnews.com

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz