Siti ; Ya Allah "Suami Saya Bukan Pencuri, Dia Shalat di Mushala"

Artikel terkait : Siti ; Ya Allah "Suami Saya Bukan Pencuri, Dia Shalat di Mushala"

Siti ; Ya Allah "Suami Saya Bukan Pencuri, Dia Shalat di Mushala"


Siti ; Ya Allah "Suami Saya Bukan Pencuri, Dia Shalat di Mushala" - Siti Zubaidah (25), istri dari MA, pria di Bekasi yang dibakar nasib-nasib sebab dituduh mencuri amplifier mushala, tak percaya bahwa suaminya meperbuat pencurian. Berdasarkan video yang ia lihat di media sosial, amplifier mushala itu tetap ada.

“Saya pernah lihat dari (video) YouTube, kalau amplifier punya mushala tetap ada di dalam mushala. Di video itu ada suara orang yang ngomong begitu, tetapi kini videonya telah enggak ada,” ucap Zubaidah (25) saat ditemui di kediamannya, Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/8/2017).

Baca berita terkait sebelumnya:

Wow..Ini Video Pria Yang Dibakar Hidup-Hidup Oleh Massa Karena Fitnah

Zubaidah menduga, suaminya bukan mencuri, tetapi tengah berada di mushala untuk shalat dengan mengangkat amplifier bekas yang bakal direparasi.


“Jadi dirinya (MA) udah dapet barang (amplifier), pas dirinya berakhir solat semakin langsung ada yang liat (MA) bawa amplfier, ya mungkin itu langsung diteriakin maling, langsung dihakimi warga,” kata Zubaidah.

Oleh sebab itu, Zubaidah meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan mengungkap pelaku yang membakar suaminya.

“Kalau pun misalnyanya suami saya bersalah, meperbuat pencurian itu, tapi kan enggak wajib hingga dianiaya alias dibakar begitu kan, dirinya bukan hewan,” kata dia.

Sehari-hari, MA bekerja sebagai tukang reparasi alat elektronik. Ia mencari barang-barang alias amplifier bekas lalu direparasi di rumah untuk kemudian dipasarkan lagi seusai diperbaiki.

Almarhum MA meninggalkan Zubaidah dan seorang anak laki-laki berumur empat tahun dan bayi enam bulan yang tetap dalam kandungan sang istri.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Asep Adi Saputra berkata, MA dikeroyok dan dibakar nasib-nasib oleh warga, Selasa (1/8/2017) kurang lebih pukul 16.30 WIB.

MA dibakar nasib-nasib sebab dituduh sebagai pelaku pencurian amplifier milik Mushala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

"Momen tersebut terbukti adanya dengan petunjuk-petunjuk dari saksi yang telah mengabarkan. Benar juga orang yang diduga pelaku (pencurian) meninggal dunia, dikeroyok juga dibakar massa dan dilaporkan sebagai pengambil barang tersebut," ucap Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra di Polres Metro Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/8/2017).

Polisi telah meperbuat olah TKP dan memperoleh berbagai barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor milik MA, dua unit amplifier di motor tersebut, dan satu amplifier di tas gendong warna hitam. Asep berkata, amplifier yang menjadi barang bukti diakui milik mushala.

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz