Wow...Jakarta Tarif 1 Kali Parkir Rp 50.000 Mulai Oktober 2017

Artikel terkait : Wow...Jakarta Tarif 1 Kali Parkir Rp 50.000 Mulai Oktober 2017

Wow...Jakarta Tarif 1 Kali Parkir Rp 50.000 Mulai Oktober 2017


Manisinfo.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bakal menaikkan parkir'>tarif parkir serta membikin down payment kendaraan bermotor khususnya mobil melonjak pada Oktober 2017.

Sekretaris DKI Jakarta, Saefullah, berbicara faktor itu diperbuat untuk mengerem penggunaan kendaraan pribadi khususnya mobil di Jakarta.

"Pertumbuhan kendaraan pribadi di Jakarta ini makin tidak bisa dibendung," kata Saefullah terhadap wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Berdasarkan analisa, setiap empat penduduk warga Jakarta mempunyai setidaknya satu unit mobil serta setiap dua penduduk warga Jakarta mempunyai satu motor.

"Apabila langkah ini tidak diperbuat, saya khawatir lama kelamaan setiap dua orang warga Jakarta mempunyai satu mobil," kata Saefullah.

Tarif parkir direncanakan naik menjadi 30 persen dari sebelumnya hanya 20 persen.

Tarif bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) bakal dinaikkan dari 10 persen menjadi 20 persen.

"Satu kali parkir kelak bisa mencapai Rp 50.000. Orang kan kelak mikir tuh, mendingan simpan dirumah naik angkutan umum," kata Saefullah.

Saat ini Saefullah mekualitas kelakuan warga Jakarta telah serupa dengan Los Angeles, Amerika Serikat.

Satu orang bisa mempunyai berbagai kendaraan, tapi pengendaliannya belum semacam Los Angeles.

"Kalau di Los Angeles pemerintahnya telah memberi pajak mahal. Nah ini kami terapkan kini sambil membenai moda trasportasi publiknya," ujar Saefullah.

Kepala Badan Pajak serta Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Edi Sumantri, berkata, rencana kenaikan pajak parkir'>tarif parkir serta BBNKB telah dibicarakan bersama DPRD DKI.

Karena perubahan tarif pajak BBNKB wajib didahului revisi Perda nomor 9 tahun 2010 mengenai pajak kendaraan bermotor.

Begitu juga dengan parkir'>tarif parkir yang ada dalam Perda nomor 16 tahun 2010 mengenai pajak parkir, mesti direvisi terlebih dulu.

"Ini baru diusulkan. kami maunya besok kalau bisa direalisasikan. kalau diberperbuat Januari tahun depan potensi pendapatan hilang. kalau bisa di Oktober tetap bisa bisa," ungkap Edi.

Edi menyebut penambahan kendaraan roda empat baru di Jakarta mencapai 900 unit per hari. Sedangkan roda dua mencapai 1.400 unit perhari.

Padahal ruas jalan tidak bertambah tidak sedikit serta tidak seimbang dengan penambahan kendaraan yang meningkat signifikan.

Menurutnya salah satu tutorial untuk menekan pertumbuhan kendaraan merupakan dengan meningkatkan pajak BBNKB dengan skema, umpama mobil baru Rp 100 juta, pajaknya tidak lagi 10 persen, melainkan 20 persen.

Adapun pendapatan pajak parkir setiap bulannya mencapai Rp49 miliar-Rp50 miliar per bulan serta sekualitas Rp600 miliar per tahun.

Baca: Sehingga Anggia yang Berjumpa Alvaro, Cowok Paling Menyebalkan di Sekolah
Hingga 30 Juni 2017 realisasi pajak parkir sekualitas Rp212,36 miliar alias 35,39%. Sementara, untuk BBN-KB setiap tahun mencapai Rp5 triliun dengan realisasi per 30 Juni 2017 mencapai Rp2,42 triliun.

Dengan begitu, kata Edi, tidak hanya membatasi kendaraan, peningkatan tarif pajak diinginkannya juga bisa meningkatkan realisasi pajak daerah.

"Kalau raihan pajak parkir kurang lebih Rp 50 miliar perbulan, dengan naik 10 persen penambahannya bisa Rp 25 miliar per bulan. Terus cepat realisasi aturannya, makin tidak sedikit potensi raihan yang kami capai," pungkas Edi.

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz