Hukum Cambuk Kembali di Laksanakan Besok di Lhokseumawe

Artikel terkait : Hukum Cambuk Kembali di Laksanakan Besok di Lhokseumawe

Hukum Cambuk Kembali di Laksanakan Besok di Lhokseumawe


Kejaksaan Negeri Lhokseumawe bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja serta Wilayatul Hisbah (Satpol PP serta WH) bakal mengeksekusi hukuman cambuk terhadap lima terhukum, di halaman Masjid Agung Islamic Center, Rabu, 25 Oktober 2017, kurang lebih pukul 14.00 WIB.

"Saya baru saja mengamati persiapan di lapangan. Alhamdulillah, telah 100 persen, jadi tinggal menantikan proses eksekusi besok (Rabu)," kata Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Mukhlis, S.H., melewati Kasi Pidana Umum, Isnawati, S.H., Selasa, 24 Oktober 2017, malam.

Isnawati menyatakan, persiapan teknis tergolong pengamanan di lapangan adalah wewenang pihak Kantor Satpol PP serta WH Lhokseumawe.

 Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam  Kantor Satpol PP serta WH  Kota Lhokseumawe M. Nasir berkata, pihaknya telah menyiapkan panggung, aljogo, tim medis serta petugas pengamanan.

"Empat algojo yang kami siapkan, ada tim medis, serta dua peleton dari Polres Lhokseumawe bakal mengawal eksekusi hingga berakhir dibantu 30 petugas Satpol PP serta WH," kata Nasir.

Berdasarkan data dirinya terima dari pihak jaksa, lima terhukum yang bakal dieksekusi hukuman cambuk yaitu RD, asal  Kecamatan Sawang, Aceh Utara (jarimah zina, melanggar pasal 33 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 mengenai Hukum Jinayat, dengan uqubat hudud 100 kali cambuk di depan umum).

Berikutnya, MT asal Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara (jarimah pencabulan anak di bawah umur, melanggar pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, uqubat ta'zir setidak sedikit 50 kali cambuk). IH asal Kecamatan Banda Sakti, Lhokseummawe (jarimah perantara serta maisir, melanggar pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, dengan uqubat ta'zir setidak sedikit 25 cambuk).

ES asal Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah (jarimah zina dengan anak di bawah umur, melanggar pasal 34 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, uqubat hudud setidak sedikit 100 kali cambuk ditambah uqubat ta'zir 10 kali). AS asal Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara (jarimah zina, melanggar pasal 34, uqubat hudud 100 kali cambuk ditambah uqubat ta'zir 20 kali cambuk).

Nasir mengimbau terhadap masyarakat yang ingin menyaksikan pelaksanaan hukuman cambuk di halaman Masjid Islamic Center supaya tak mengangkat anak-anak di bawah umur. "Saya mohon jangan mengangkat anak-anak, sebab tak baik bagi kejiwaan anak-anak, juga melanggar aturan. Lumayan orang dewasa saja," katanya.

Dia juga meminta masyarakat supaya nantinya bisa tertib, tak masuk ke area yang dipasang garis polisi, jadi pelaksanaan esksekusi bakal berlangsung aman serta lancar.

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz