Tragis di Bireuen, Fatimah Tewas Dengan Bekap Mukena dan Kain Batik

Artikel terkait : Tragis di Bireuen, Fatimah Tewas Dengan Bekap Mukena dan Kain Batik

Tragis di Bireuen, Fatimah Tewas Dengan Bekap Mukena dan Kain Batik 


Fatimah Husen (70), warga Desa Janggoet Seungko, Kecamatan Jeunieb, Bireuen ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya, Sabtu (14/10/2017) sekira pukul 16.00 WIB.
Fatimah diduga dibunuh, sebab saat ditemukan dalam posisi tangan terbelit ke belakang dan muka ditutupi tiga lapis kain.

Informasi yang dihimpun Serambinews.com di lokasi kejadian, sekira pukul 16.00 WIB, tetangga korban bernama Maryam binti Rusli (25) bersama Nuriah binti Isa (70), curiga sebab Fatimah tak kelihatan sejak pagi.

Lalu keduanya menjenguk ke rumah Fatimah. Tetapi keduanya terkejut saat menonton Fatimah dengan kondisi kedua tangannya terbelit ke belakang. Kepala korban dibekap dengan mukena dan kain batik. Saat itu, Fatimah diyakini telah meninggal.

Seusai mengenal kejadian itu, kedua saksi mata itu mengabarkan terhadap warga lainnya dan warga langsung menghubungi pihak Polsek Jeunieb. Kapolsek Jeunieb Iptu Mahdi bersama anggotanya langsung menuju ke tempat kejadian. Berbagai menit kemudian, anak buah Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bireuen juga tiba di lokasi.

Mereka langsung meperbuat olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya, jenazah dipengungsian ke Puskesmas Jeunieb untuk divisum. Hasil visum, korban mengalami luka memar di bibir atas dan bawah dan memar di bahu kiri. Diduga kena benturan benda tumpul.

Sekira pukul 19.00 WIB, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka di Dusun Kuta, Desa Janggoet Seungko, Jeunieb. Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Rizki Andrian SIK, menduga Fatimah dibunuh. Pihaknya sedang mencari pelakunya.

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz