Butuh Perawatan untuk Berat Badan Stabil Setelah Diet, Ini Rahasianya ?

Artikel terkait : Butuh Perawatan untuk Berat Badan Stabil Setelah Diet, Ini Rahasianya ?

Butuh Perawatan untuk Berat Badan Stabil Setelah Diet, Ini Rahasianya ?



Manisinfo.com - Mempertahankan berat badan setelah diet kerap dianggap lebih sulit daripada menurunkannya. Melenceng sedikit saja dari aturan, berat badan lambat laun kembali naik.

Hal tersebut diakui Larasaty Aprilia (27 tahun). Pegawai bidang distributor ini berhasil menurunkan berat badan sebanyak 18 kilogram dalam tiga bulan setelah mengikuti kompetisi Light Weight Challenge 2014. Namun, dia mengaku setelah itu berat badannya fluktuatif.

“Pernah naik saat lebaran atau ketika tidak mengikuti aturan pola makan. Naiknya sedikit sih, paling 1 atau 2 kilogram. Kalau sudah begitu, harus patuh lagi pada aturan agar berat kembali turun,” ujar Larasaty.

Menurut Larasaty, kontrol diri adalah kunci penting dalam mempertahankan berat badan. Pendapat itu dikuatkan oleh spesialis penurunan berat badan dari klinik Lighthouse, Grace Judio. 

“Ketidakmampuan seseorang mengontrol diri menjadi faktor utama penyebab berat badan naik dan tidak stabil ,” kata Grace seperti dikutip situs web Lighthouse, Sabtu (21/5/2016).

Faktor lain penyebab seseorang sulit menjaga berat badan, lanjut Grace, adalah lingkungan. Sering mengikuti ajakan teman untuk makan bersama, misalnya, bisa menggagalkan program diet yang sudah susah payah dilakoni. 

“Kita harus tegas dengan komitmen yang sudah dibuat. Jangan sampai mudah menyerah,” ucap Grace.

Meski demikian, mengikuti ajakan makan-makan bersama kawan sah-sah saja dilakukan, asal tetap jeli memilah jenis makanan yang tepat. Ahli gizi klinik Lighthouse, Eva Kurniawati, memberi panduan jenis makanan yang baik untuk menjaga berat badan.

“Batasi olahan gula, minyak, dan tepung. Selain itu, pilih lauk rendah lemak seperti daging tanpa lemak, dada ayam tanpa kulit, ikan, dan putih telur. Pengolahannya (pilih yang) dibakar, ditumis, dikukus, atau direbus,” ujar Eva.

Selain itu, imbau dia, perhatikan selalu jumlah makanan yang dikonsumsi. Anda perlu mengetahui kebutuhan kalori dalam sehari dan jumlah kalori yang sudah dikonsumsi.

Kontrol diri

Seperti kata Larasaty dan penguatan Grace, kontrol diri untuk menjaga berat badan memang jadi kunci utama. Namun, hal ini memang tak mudah dilakukan oleh sebagian orang.



Psikolog klinik penurunan berat badan Lightouse, Tara Adisti de Thouars mengungkapkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kontrol diri. Hanya makan dalam keadaan lapar, salah satunya.

Dia pun mengingatkan, jangan mengonsumsi makanan ketika tidak lapar. Makan sebaiknya bertujuan memuaskan perut, bukan lidah.

“Bila tetap makan padahal sedang kenyang, tandanya Anda lebih menuruti nafsu ketimbang pikiran rasional,” kata Tara seperti dikutip situs web Lighthouse, Sabtu (21/5/2016).

Selain itu, kualitas makan perlu lebih diutamakan daripada kuantitas. Tara menyarankan makan dilakukan perlahan dan porsi yang dinikmati pun wajar.

“Caranya, kunyah (makanan) secara perlahan dan cermati rasa yang ada di mulut. Jika tujuan kita adalah menikmati makanan, kecenderungan untuk menambah porsi makan akan lebih rendah,” ucap Tara.

Tara menambahkan, kebiasaan menggabungkan makan dengan aktivitas lain—seperti membaca atau menonton televisi—sebaiknya tidak dilakukan. Seseorang tak akan fokus makan dan menikmati makanannya ketika dilakukan bersamaan dengan kegiatan lain. 

Larasaty juga memberikan poin penting lain yang bisa diingat untuk sukses mempertahankan berat badan. "Ingat kembali perjuangan ketika mulai menurunkan berat badan!" sebut dia. (mi/dr)

sumber: http://health.kompas.com

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz