Tertangkap! Pelaku Bom Molotov Gereja di Kalimantan Ber-KTP Aceh

Artikel terkait : Tertangkap! Pelaku Bom Molotov Gereja di Kalimantan Ber-KTP Aceh

Tertangkap! Pelaku Bom Molotov Gereja di Kalimantan Ber-KTP Aceh


manisinfo.com - Polisi masih melakukan pemeriksan intensif terhadap J pelempar bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. J diketahui merupakan mantan napi teroris kasus bom Puspitek, Tangerang dan bom buku di Jakarta.
“Pelaku pernah menjalani hukuman pidana sejak tanggal 4 Mei 2011 yang berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat nomor: 2195/ Pidsus/2012/PNJKT.BAR tanggal 29 Februari 2012 dengan hukuman 3 tahun 6 bulan kurungan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Agus Rianto dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu 13 November 2016.
“J dinyatakan bebas bersyarat setelah mendapatkan remisi Idul Fitri tanggal 28 Juli 2014, saat ini pelaku sudah diamankan di Polresta Samarinda,” sambung Agus.
Keterangan polisi, J melempar bom molotov di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu pagi. Saat itu jemaat baru saja selesai beribadah dan hendak meninggalkan gereja.
Bom molotov yang dilempar J ini menghancurkan sejumlah motor yang terparkir di depan gereja. Lima orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Muis, Samarinda. Empat orang korban diketahui merupakan anak-anak.
J setelah melakukan aksinya melarikan diri dengan terjun ke Sungai Mahakam di seberang gereja. Namun jemaat dan warga berhasil meringkusnya. J sempat dikeroyok sebelum akhirnya diamankan polisi. Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta masyarakat tetap tenang menyikapi aksi terorisme ini. Dia berjanji Polri akan cepat menuntaskan kasus ini, demikian dilansir detik.com.
Sementara itu, dari situs Prokal.co salah satu portal berita di Kalimantan memberitakan, dari keterangan aparat keamanan, pelaku bernama J atau Johanda alias Jo berumur 35 tahun.
Dari kartu tanda penduduk yang didapat dari pelaku, J ini beralamat Perum Citra Kasih Blok E nomor 30 Neuhen, Kelurahan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Dari catatan kepolisian, ternyata pelaku pernah menjalani hukuman penjara selama 3,5 tahun.
Pelaku dipenjara sejak 4 Mei 2011, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat nomor 2195/Pidsus/2012/PNJKT.BAR tanggal 29 Februari 2012 dengan vonis hukuman penjara 3,5 tahun. Namun ia dinyatakan bebas bersyarat setelah mendapatkan remisi tanggal 28 Juli 2014. (mi/dr)
sumber: klikkabar

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz