Kondisi Real "Mualem Sudah Menang"

Artikel terkait : Kondisi Real "Mualem Sudah Menang"

Kondisi Real "Mualem Sudah Menang"


Manisinfo.com - Sekretaris Umum Tim Pemenangan Muzakir Manaf-TA Khalid, Nurzahri, mengaku sangat senang dengan perubahan peta politik yang terjadi di Aceh saat ini. Pasalnya, beberapa partai nasional telah mengubah dukungan politiknya kepada pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid dari calon yang sempat diusung pada awal-awal pendaftaran kandidat kepala daerah, seperti PAN.
"Ini menunjukkan bahwa pengurus partai-partai tersebut telah melihat kondisi real di lapangan, bahwa yang akan keluar menjadi pemenang pilkada 2017 ini adalah Muzakir Manaf atau dikenal Mualem-TA Khalid. Dan kami sangat mengapresiasi dukungan ini karena kerja-kerja Mualem untuk menyatukan seluruh elemen yang ada di Aceh, sudah dipahami dengan benar oleh partai-partai yang ada," kata Nurzahri menjawab portalsatu.com, Senin, 30 Januari 2017 malam.
Dia mengatakan, Mualem berkeinginan agar kemenangan pada 15 Februari 2017 nanti menjadi kemenangan seluruh rakyat Aceh. Hal ini tak terkecuali untuk partai-partai yang ada di Aceh. 
Dengan demikian, menurut Nurzahri, Mualem dapat mempercepat kesejahteraan rakyat Aceh dengan mengikutsertakan semua pihak, ketika bekerja sebagai Gubernur Aceh nantinya.
Nurzahri juga memberi sinyal bakal ada partai lain yang merapat ke koalisi pemenangan Mualem-TA Khalid. "Dalam waktu dekat akan ada beberapa partai lagi yang akan menyampaikan peralihan dukungannya kepada Mualem-TA, dengan bukti surat dari pengurus pusatnya," ujar Nurzahri.
Sebelumnya diberitakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menyetujui usulan DPW PAN Aceh mendukung pasangan calon Gubernur Aceh Muzakir Manaf-TA Khalid di Pilkada 2017. Persetujuan ini tertuang dalam surat keputusan DPP PAN Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/005/I/2017. 
Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, dan Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno diterangkan alasan partai ini mendukung Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf, untuk menjadi Gubernur Aceh periode 2017-2022. Salah satunya adalah berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, serta mekanisme internal PAN dalam pemilihan kepala daerah 2017.
Di sisi lain, DPP PAN turut mengeluarkan surat pembatalan persetujuan Tarmizi Karim-Machsalmina sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh yang diusung partai berlambang matahari ini. Surat pembatalan yang ditandatangani Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan dan Sekum DPP PAN Eddy Soeparno tersebut dikeluarkan pada tanggal yang sama di Jakarta, pada 25 Januari 2017 lalu.
"DPP PAN memutuskan mencabut surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional  Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/150/IX/2016 tanggal 22 September 2016 tentang persetujuan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh dan selanjutnya dinyatakan tidak berlaku terhitung mulai tanggal surat keputusan ini diterbitkan," tulis Zulkifli Hasan. (mi/dr)

sumber: http://portalsatu.com/

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz