Diduga, Ketua Yayasan Tabina Aceh Suka Sesama Jenis

Artikel terkait : Diduga, Ketua Yayasan Tabina Aceh Suka Sesama Jenis

Diduga, Ketua Yayasan Tabina Aceh Suka Sesama Jenis


Manisinfo.com - Menurut pengakuan Muhammad Adam, diduga Ketua Yayasan Tabina Aceh dr. Arief El-Habibie suka dengan sesama jenis. Itu terlihat dari kegiatan dan perilakunya yang sangat mencolok. Mulai dari gerak-gerik hingga berganti pasangan. Bahkan, sempat dibawa masuk ke kamar yayasan di Lampineung, Banda Aceh. Sementara rumahnya di Prada, Banda Aceh.
Pengakuan Adam, begitu dia disapa, juga disampaikan dalam laporannya pada Ombudsman Perwakilan Aceh, di Banda Aceh. “Tingkah beliau selama menjabat juga mencerminkan perbuatan sebagai sesorang yang suka dengan sesama jenis,” ungkap Adam pada media ini. Menurut Adam, yang terbaru adalah, saat liburan dr. Arief bersama pasangan ‘kekasihnya’ asal Aceh pergi jalan-jalan ke Thailand dengan mengunakan biaya dari Kemensos RI. Alasannya, ada  pertemuan kerja sama dengan salah satu yayasan di Thailand. Sebut Adam, dr. Arief mengajukan nama pasanganya RFS untuk dimasukkan dalam daftar peserta. Statusnya sebagai staf yang bekerja di yayasan ini.
Faktanya, RFS tidak pernah terlihat di lingkup kerja dan sama sekali tidak pernah bekerja di Yayasan Tabina Aceh sebagai konselor. Dan perjalanan wisata dr. Arief juga bersama pria asal Thailand bernama BEN selama beberapa hari di Pulau Weh Sabang dan di Banda Aceh. Keduanya tampak bermesraan di Pantai Lampuuk, Aceh Besar,  Iboih dan Rubiah (Sabang) bersama staf yayasan lainnya. Sejujurnya, sebagai staf yayasan, saya juga pernah mendapatkan pelecehan dan diskriminasi, difitnah secara sepihak oleh dr. Arief serta mendapat perlakuan buruk lainnya.
Nah, atas peristiwa yang saya alama, sempat saya melapor ke Polres Banda Aceh, tapi sampai saat ini selalu mendapat kebuntuan hukum. Kabarnya, polisi enggan memproses, karena dr. Arief adalah ‘dokter pribadi Wagub Aceh’. Selain itu, polisi beralasan harus ada laporan dari dr. Arief, karena dialah yang kuat secara hukum. Saya juga pernah berkonsultasi ke staf Satpol PP/WH Aceh, terkiat kasus ini. Hasilnya mentok juga. Meraka mengatakan harus ada bukti dan saat itu saya kurang alat bukti, karena email iphone saya sudah di retas sehingga foto-foto dan video (BB) tadi tidak bisa saya buka lagi. Sementara harus ada saksi dan bukti, pada kejadian yang saya alami selalu di saksikan oleh Yogie Kurniawan Wijaya. Namun dia adalah kaki tanggan dr. Arief dalam melancarkan perbuatan zinanya (penjaga pintu) dan  selalu membela dr. Arief karena di suap dengan uang dan jabatan.
Usaha terus saya lakukan, termasuk melapor kepada kepala pemuda di lingkungan rumah dr. Arief dengan kegiatan hubungan sesama jenis dan seks bebas di rumah dr. Arief di Peurada, tapi tidak di usut. Selain itu, Assidiqqy yang menjabat sebagai bendahara, sering sekali membawa masuk wanita ke kamar di Yayasan Tabina Aceh hingga larut malam. Bahkan,  sampai menjadi pembicaraan para resident. Demikian kesaksian saya dengan harapan, permasalahan ini cepat selesai dan menemui titik terangnya, karena sudah banyak sekali kerugian negara dan membuat hilangnya hak para resident. Seharusnya mereka mendapat perubahan agar menjadi manusia lebih baik dan hidup layak untuk menjalani kembali kehidupan sosial mereka.
Terkait perilaku menyimpang dr. Arief, saya haqqul yakin, saat ini dia masih bisa mendapat pembelaan dan berkelit dari manusia dan aparat penegak hukum, tapi Allah SWT tidak akan tidur. Suatu saat, Allah SWT akan menunjukkan kekuasaaNya dan membuktikan, siapa dr. Arief sebenarnya. Amin. Tertanda, Adam. Nah, terkait pengakuan berani Adam ini, MODUSACEH.CO belum berhasil mengkonfirmasi dr. Arief. Saluran telpon seluler, saat dihubungi tidak aktif. Pesan singkat (SMS) yang dikirim juga tak berbalas. (mi/mkl)
sumber:http://www.modusaceh.co/news/diduga-ketua-yayasan-tabina-aceh-suka-sesama-jenis/index.html

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz