Mengerikan Safrizal, Ditemukan Meninggal Dunia di Alue Neraka

Artikel terkait : Mengerikan Safrizal, Ditemukan Meninggal Dunia di Alue Neraka

Mengerikan Safrizal, Ditemukan Meninggal Dunia di Alue Neraka


Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Geumpang menemukan sesosok mayat laki-laki di sebuah ladang kawasan Alue Neraka, Desa Pulo Lhoih, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Senin (26/2/2018). Mayat itu diketahui bernama Safrizal (23) warga setempat yang telah hilang sejak tiga hari yang lalu.

Ladang tempat ditemukan mayat Safrizal merupakan kebun miliknya sendiri. Penemuan itu bermual ketika istri korban Noni (19) mencari keberadaan suaminya yang sudah tiga hari tidak pulang ke rumah.

Pada Minggu Senin (25/2/2018), Noni seharian penuh melakukan pencaharia. Namun, dirinya belum juga berhasil menemukan suaminya. Sehingga, Noni langsung melaporkan kejadian itu kepala desa setempat, Ramli Ilyas.

''Dan istri korban mengatakan kepada kepala desa bahwa suaminya sejak Sabtu sudah pergi ke ladang miliknya namun belum juga kembali,'' kata Kapolsek Geumpang, Iptu Bustami kepada 

Setelah mendapatkan laporan itu, kepala desa langsung mengumumkan kabar duka itu kepada seluruh masyarakat dengan menggunakan pengeras suara musala se-tempat. Sore itu juga, Ramli mengajak warganya untuk bersama-sama mencari keberadaan Safrizal, namun belum juga membuahkan hasil.

Baru pada hari ini, mayat Safrizal ditemukan sekira pukul 10.00 WIB. Setelah personel Polsek Geumpang dan 50 warga setempat melakukan pencaharian ke ladang milik korban di kawasan Alue Neraka. Setiba di lokasi, polisi dan warga langsung menemukan korban sudah tak bernyawa dalam keadaan terduduk.

''Saat ditemukan korban dalam keadaan terduduk di tanah dengan keadaan sudah meninggal dunia, dengan posisi kaki kanan terlipat dengan kepala berdarah dan telah mengeluarkan bau. Kemudian korban langsung kita bawa ke Puskesmas Kecamatan Geumpang untuk visum,'' jelas Bustami.

Di samping itu, Bustami menyebutkan, berdasarkan hasil visum korban telah meninggal selama tiga hari. Dokter tidak menemukan tanda-tanda penganiyaan atau kekerasan di tubuh korban. Korban diduga terbentur dengan benda keras di bagian kepala dan mengalami patah tulang sehingga mengalami trauma kepala yang menyebabkan luka.

''Diduga sementara korban meninggal karena tertimpa sebuah pohoh saat sedang membersihkan ladang miliknya. Kini korban telah di serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,'' pungkasnya.

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz