Artikel terkait :

Anak Saya Disuruh ke Polres, Kemudian Tak Pulang Lagi


Aswan AR (64), ayah kandung dari Mustijar (20) warga Desa Gampong Harapan, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, mengungkapkan jika masalah yang menjerat anaknya itu sudah lama selesai, bahkan sebelum anaknya ditahan di lembaga pemasyarakatan (LP) Calang.

"Yang saya tahu masalah ini sudah pernah damai dan surat perdamaiannya juga sudah ada di pengadilan," kata Aswan kepada AJNN saat mengunjungi ke rumahnya, Rabu (29/8) sore.

 Menurutnya, sejak kasus yang menimpa anaknya itu, polisi tidak pernah sekali pun mendatangi rumahnya, dan hanya pernah mengirimkan surat. Namun ia mengaku tak mengetahui isi surat tersebut.

“Namun terakhir kali saya mendengar dari Mustijar bahwa polisi menelponnya untuk mendatangi Polres Aceh Jaya. Kemudian dia (Mustijar) pamit sama kami dan hingga hari ini Mustijar tidak pulang lagi ke rumah," ungkap Aswan.

Ayahnya mengatakan kalau Mustijar tidak di jemput oleh polisi ke rumah, namun datang sendiri ke Polres Aceh Jaya setelah ditelepon.

“Jadi bukan dijemput, Mustijar yang datang sendiri kepolres hingga akhirnya langsung dibawa ke LP Calang. Cuma itu yang saya tahu, selebihnya saya tidak tahu lagi,” katanya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Harapan Muspida juga mengatakan jika masalah Mustijar sudah pernah berdamai antara pemilik mobil dengan pihak korban laka lantas Faturrahman.

Bahkan menurutnya, perdamaian itu sudah lama dilakukan sebelum Mustijar ditahan. Dan surat perdamain itu juga sudah pernah diperlihatkan oleh hakim pada saat Mustijar disidang.

"Waktu itu pihak pemilik mobil sudah mengajukan surat perdamaian dan sudah disetujui perdamaianya oleh pihak Faturrahman," kata Keuchik Muspida.

 Untuk diketahui, Mustijar dikenakan pidana lalu lintas sesuai Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari kepolisian Polres Aceh Jaya. Padahal dalam kecelakaan tersebut, yang menjadi korban luka berat adalah kawan yang dibonceng oleh Mustijar atas nama Faturrahman.

Kecelakaan terjadi ketika Faturrahman, yang menjadi korban luka berat bersama Mustijar hendak membeli pakan ayam pada 15 Februari 2018. Sepeda motor yang dikendarai Mustijar bersama Faturrahman menabrak mobil Cerry Pack-Up di jalan Gampong Harapan, Kecamatan Panga, Aceh Jaya.

Dalam kecelakaan tersebut, Faturrahman mengalami patah kaki. Sementara Mustijab hanya mengalami luka ringan. Namun kini keduanya sudah sehat seperti biasa. Atas kecelakaan tersebut, pemilik mobill Cerry Pack-Up yang ditabrak oleh Mustijar sepakat berdamai dan tidak melanjutkan kasus tersebut ke proses hukum.

 Namun berbeda dengan hukum yang berlaku. Meski kedua pihak sudah berdamai, pihak kepolisian yakni Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Aceh Jaya tetap melanjutkan proses hukum tersebut. Mustijab sempat beberapa kali diperiksa untuk dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian. Kemudian kasus tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Aceh Jaya.


sumber : http://www.ajnn.net/

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz