Kasihan Wanita Tewas di Tamiang Ternyata di Bunuh Pacarnya, ini Ceritanya....

Artikel terkait : Kasihan Wanita Tewas di Tamiang Ternyata di Bunuh Pacarnya, ini Ceritanya....

Kasihan Wanita Tewas di Tamiang Ternyata di Bunuh Pacarnya, ini Ceritanya....




Mimi Suryani (22), warga Dusun Petua Saleh, Kampung Bandar Khalifah, Kecamatan Bendahara, yang ditemukan tewas di tengah sawah di Kampung Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Rabu (19/9) kemarin, ternyata gadis tersebut merupakan korban pembunuhan oleh pacarnya sendiri.

"Korban dibunuh pacarnya karena kesal dilarang pergi ke Banda Aceh untuk bekerja," kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK saat konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Kamis (20/9).

Sebelum dibunuh, kata Kapolres, antara korban dengan tersangka sempat cek cok mulut. Karena korban bersikeras tidak mau ditinggal pergi oleh pacarnya yang ingin pindah ke Banda Aceh dengan alasan cowoknya untuk bekerja.

Tak terima dilarang ke Banda Aceh, pacarnya bernama Ikhsan alias Bawel (25), warga Kampung Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, merasal kesal, sehingga pelaku tega menganiaya korban dengan cara mencekek lehernya hingga pingsan.

"Korban pertama sekali dicekek di dalam sebuah gubuk di sekitar lokasi korban ditemukan tewas," kata Kapolres.

Setelah korban pingsan, tambah Kapolres, lalu tersangka membopong tubuh korban ke tengah sawah. Dan parahnya, setelah sampai di tengah sawah, pelaku kembali menjerat leher korban menggunakan batang padi hingga tewas.

Usai memastikan korban sudah tewas, kemudian tersangka mengambil telepon genggam, perhiasan dan sandal milik korban guna menghilangkan jejak lalu pelaku pergi meninggalkan korban di tengah sawah.

Setelah meninggalkan korban, sambung Kapolres, pelaku kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada kakak iparnya sambil meminta bantu yang selanjutnya tersangka disuruh ke rumah saudara mereka di Kabupaten Pidie Jaya.

Tersangka berhasil ditangkap Tim Opsnal Satreskrim pada Kamis (20/9) sekitar pukul 02.45 WIB di rumah saudaranya di Dusun Bate Keramat, Desa Muko Dayah, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Tersangka ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam.

Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa, satu ikat batang padi, satu pasang pakaian, satu buah kalung warna kuning, satu pasang anting warna kuning dan satu unit sepeda motor honda beat yang digunakan melarikan diri ke Pidie Jaya.

"Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ungkap Kapolres.


sumber: http://www.ajnn.net

Artikel Manis Info Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Manis Info | Design by Bamz